Morut-Partai Golkar Kabupaten Morowali Utara mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Konsolidasi organisasi terus digenjot hingga ke tingkat desa dan ranting untuk memastikan struktur partai semakin solid dan siap menghadapi pertarungan politik mendatang.
Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) III Kecamatan Petasia dan Petasia Barat yang dibuka langsung Ketua DPD II Partai Golkar Morowali Utara, Warda Dg Mamala, SE, di Hotel Berlian Mamala Resort, Jumat (7/8/2026).
Muscam ini menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi organisasi melalui Musyawarah Desa (Musdes) dan Musyawarah Kecamatan (Muscam). Hingga saat ini, konsolidasi telah dilaksanakan di tujuh dari total 10 kecamatan di Kabupaten Morowali Utara.
Di Kecamatan Petasia, kepengurusan Partai Golkar dibentuk pada tujuh desa dan tiga kelurahan. Masing-masing kepengurusan beranggotakan 10 orang.
Sementara di Kecamatan Petasia Barat, kepengurusan dibentuk pada 10 desa dengan komposisi masing-masing 13 orang yang terdiri atas ketua, sekretaris, bendahara dan anggota.
Dalam sambutannya, Warda Dg Mamala menegaskan bahwa Musdes dan Muscam bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan bagian dari strategi memperkuat kembali struktur dan basis Partai Golkar dari tingkat kabupaten hingga akar rumput.
âHari ini kami telah menyelesaikan Musdes dan Muscam di tujuh dari 10 kecamatan. Tujuannya membentuk kepengurusan baru yang kuat dan terstruktur dari kabupaten sampai ke tingkat ranting,â ujar Warda.»
Menurutnya, struktur organisasi yang kuat menjadi salah satu modal penting Partai Golkar dalam menghadapi kontestasi politik 2029.
Karena itu, konsolidasi terus dilakukan hingga tingkat kecamatan, desa dan kelurahan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat basis massa sekaligus memastikan seluruh mesin politik partai dapat bergerak secara terarah dan terkoordinasi.
Warda Dg Mamala, SE bahkan memasang target politik yang cukup tegas untuk Pemilu 2029.
âTarget kami pada 2029 Partai Golkar harus memenangkan Pemilu Legislatif dan memimpin pemerintahan di Morowali Utara. Bupati Morowali Utara harus berasal dari Partai Golkar,â tegasnya.»
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa konsolidasi yang sedang dilakukan Golkar Morowali Utara tidak hanya diarahkan untuk memperkuat perolehan kursi legislatif, tetapi juga menjadi fondasi untuk menghadapi kontestasi eksekutif di tingkat kabupaten.
Usai membuka Muscam, Ketua DPD II Partai Golkar Morowali Utara Warda Dg Mamala, SE, juga melantik pengurus Partai Golkar Kecamatan Petasia dan Kecamatan Petasia Barat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris DPD II Partai Golkar Morowali Utara Yaristan Palesa, SH, Bendahara Fany Mustika Tampake, M.Kom, Bidang Pemberdayaan Perempuan Helen, SE, Bidang Komunikasi, Media dan Penggalangan Opini Gems Saino, SE, MM, serta Bidang Keanggotaan dan Kaderisasi Burhanuddin Hamzah, SP, M.Si.
Turut hadir jajaran pengurus DPD II Partai Golkar Morowali Utara, pengurus kecamatan, serta para pengurus Partai Golkar di tingkat desa.
Dengan konsolidasi yang terus bergerak dari kecamatan hingga desa, Partai Golkar Morowali Utara menegaskan kesiapannya membangun struktur politik yang lebih solid.
Tujuh kecamatan telah dikonsolidasikan. Tiga kecamatan tersisa menjadi agenda berikutnya. Target besarnya pun telah dipasang: memenangkan Pileg 2029 sekaligus mengantarkan kader Golkar memimpin Morowali Utara.














