Berwisata di Lokasi Penangkaran Burung Maleo Morowali Utara

BERITA640 Dilihat

Soyo Jaya: Salah satu tempat yang menarik bagi para petualang yang menyukai tantangan adalah kecamatan Soyojaya, kabupaten Morowali Utara.

Dapat di jangkau dengan menggunakan transportasi laut sekitar 2 jam dari pelabuhan Kolonodale, menuju pelabuhan Sumara Jaya, kemudian lanjut menggunakan kendaraan darat sekitar 30 menit.

Lokasi ini merupakan daerah yang potensi sumber daya alamnya menjanjikan bagi masyarakatnya. Kecamatan Soyojaya dengan kehidupan masyarakatnya yang harmonis dan hamparan ilalang yang luas, adalah salah satu pemandangan yang menarik dengan keasrian alam di kecamatan ini. Kecamatan Soyo jaya memiliki wilayah dataran luas, dan sebagian lagi sampai dipuncak pegunungan Malino.

Kondisi alam di kecamatan Soyojaya salah satunya adalah sungai Busanga, menjadi ciri khas dimana hutan dan alam yang masih terjaga dari penebangan liar. Yang lebih menarik dikunjungi oleh petualang bahwa terdapat lokasi penangkaran burung maleo disini. Burung maleo adalah salah satu burung khas Sulawesi Tengah yang dilindungi, karna burung maleo yang membuat para petualang penasaran adalah bentuk telurnya yang besar. Kisah yang unik dari burung maleo khas sulawesi ini adalah, kesetiaan pasangan jantan dan betina burung maleo dewasa yang sehidup semati akan tinggal dihutan asli sulawesi. Burung maleo akan bertelur dipesisir pantai, atau didekat mata air panas didalam hutan. Dengan mengubur telurnya didalam tanah hingga waktu menetas.

Destinasi pariwisata ini menarik jadi referensi tempat liburan bagi wisatawan. Wilayah soyo jaya dengan histori masyarakat yang sangat kental masih menjunjung tinggi kearifan lokal mereka. Tentu akan menjadi cerita seru bagi kita jika berkunjung ke tempat ini.

Penulis: Hendly Mangkali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *