DPRD Morut Gelar RDP Soal Keluhan Pedagang di Pasar Kolonodale

BERITA577 Dilihat

MORUT- DPRD Morowali Utara (Morut) gelar rapat dengar pendapat (RDP) sikapi aduan masyarakat soal Pasar Kolonodale. Senin, 30 Oktober 2023 pukul 15.00 wita.

Pertemuan ini sebagai tindak lanjut blusukan ketua DPRD Morut di Pasar Kolonodale, Minggu, 29 Oktober 2023. Peninjauan ke Pasar Kolonodale ini dilakukan setelah Ketua DPRD Morut Warda Dg Mamala menerima aduan langsung dari ketua kelompok pedagang yang mengeluhkan kondisi Pasar ikan yang bau menjadi penyebab pembeli enggan masuk.

“Kondisi Pasar ikan itu begitu tidak sehat kita masuk pasar,, dalam hal ini kita coba carikan solusi,” ungkap Warda Dg Mamala

Ketua DPRD Morut juga menyampaikan soal keluhan pedagang terkait masalah retribusi yang ada dalam Pasar nilainya di pungut 10 ribu. Dan bangunan blok C yang bersumber dari APBN beberapa tahun sebelumnya kondisinya rusak parah.

Ketua DPRD Morut mengatakan pedagang menyampaikan jika mereka yang menggunakan emperan untuk berdagang mengaku dimintakan 10 ribu. Temuan di lapangan ini berbeda dengan penjelasan perwakilan Dinas Perindakop yang menyebut hanya 2 ribu per hari.

“Pedagang yang sudah menggunakan jalan atau emperan dikenakan biaya 2000 perhari, kalau ada yang bilang 10 ribu perlu dihadirkan disini,” ujar perwakilan Dinas

Ketua DPRD Morut juga menyoroti soal penanganan sampah di Pasar Kolonodale. Dinas Lingkungan Hidup yang dihadiri langsung oleh Kadisnya menyampaikan kondisi truk sampah yang hanya 3 unit dengan kondisi 2 rusak.

“Perlu juga kami sampaikan ibu ketua biasa kami terkendala dengan pengangkutan sampah karna terkendala dengan sarana dan prasarana pengangkutan yang terbatas. 3 unit sekarang ini 2 rusak, sisa 1 unit dalam kota ini,” ujar Kadis Syafruddin.

DPRD Morut meminta OPD untuk turun melakukan peninjauan dan bisa secara bersama-sama mencarikan solusi pedagang pakaian, pedagang sayur dan pedagang ikan atas keluhan mereka.

Dalam pertemuan ini hadir anggota DPRD Morut Ikhtiarsyah, Yanto Baoli dan Syafruddin. Sementara dari OPD terkait hadir Kadis Perindakop Yaris Marande, Kadis Lingkungan Hidup, Perindakop, Asisten 2 Ridwan Nonci, Asisten 3 Atra Tamehi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *