MORUT. / Polres Morowali Utara diminta untuk serius menangani perkara aduan yang dilaporkan oleh Erni Johan Ba’u, Jurnalis Teraskabar.id. karena dinilai sangat mempengaruhi psiikologis keluarga dan juga anak-anaknya sehingga akibat kejadian tersebut anaknya sangat trauma.
Mantan Sekretaris Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, (BPC HIPMI) Morowali. Jumadin Tara Ropo atau biasa disapa Adi Bogel, yang merupakan Kerabat dekat Erni Johan Ba’u. Meminta kepada pihak Kepolisian resort Morowali Utara(Morut)untuk segera menindak lanjuti secara serius karena pihaknya juga sudah mempersiapkan tim kuasa hukum untuk pendampingan. jika kadus laporan tidak ditanggapi dengan serius dipastikan pihaknya akan mengambil langkah serius agar keadilan bisa berpihak kepada Erni Johan Ba’u.
“Ini harus diseriusi oleh pihak Kepolisian, kami sudah siapkan pengacara untuk ibu Mega. Perlakuan oknum dewan dan orang-orang yang masuk dalam laporan, tidak memperlihatkan sikap seorang pejabat dan bukanlah sikap terpuji, itu adalah sikap premanisme. Jangan ajari kami bersikap premanisme, salah orang mereka kalau mau liatkan premanismenya. Sekali lagi saya tegaskan Kepolisian segera proses laporan, saya berbicara mewakili Keluarga Ibu Mega” Tegas Bogel.
“Jika tidak diproses secara serius saya mewakili keluarga akan ambil langkah, kita akan lihat. Sekali lagi jangan ajari kami sikap premanisme, kami menghormati dan menghargai tugas dari Kepolisian, dan berharap bisa menyeriusi persoalan ini. Karena saya tau pasangan dari oknum anggota dprd ini merupakan Kadis PUPR Morut, sehingga saya masih percaya pihak Polres Morut bisa bersikap Profesional. Tapi saya tegaskan, jika kasus tante saya Erny Johan Ba’u tidak diseriusi kami akan mengambil langkah sendiri” Lanjutnya.Berharap semua yang terlibat dalam kasus premanisme yang terjadi pada hari kamis malam tanggal,9/4 pukul 22.30,dan jumat tanggal 10/4 Pukul 15.15 dirumah Erny Johan Ba’u.













