1000 Orang Ramaikan Pawai Lilin Jemaat Eklesia Kolonodale.

BERITA604 Dilihat

Morut – Pelaksanaan Pawai Lilin GKST Jemaat Eklesia Kolonodale. kelurahan bahontula kecamatan Petasia Kabupaten Morowali Utara. berlangsung cukup Meriah yang dihadiri Kurang Lebih 1.000 orang dari Kelompok Pelayanan 1 – 14, Dari Anak-Anak sampai Lanjut Usia turut dalam Kegiatan Pawai Lilin Tersebut yang Di Kawal oleh Bagian Keamanan dari Polsek Petasia, Koramil 1311-03 Petasia, PHBG Jemaat Eklesia Kolonodale sehingga kegiatan pawai Lilin berlangsung dengan tertib dan teratur. Rabu,(7/12/2022)

Pawai Lilin Tersebut ditempuh kurang Lebih 3 KM sesuai rute yang disiapkan oleh Majelis Jemaat Eklesia Kolonodale dan Diiringi Oleh Tim Santa Claus Jemaat Eklesia Kolonodale yang disponsori oleh Guru-guru Persekutuan Anak dan DiDukung Oleh Sound dari Bapak Aser Tulaka dan Pianis Bapak Heris Tompira dalam Mengiring Puji2an.

Antusias Jemaat Eklesia Kolonodale dalam Perayaan Pawai Lilin Tersebut juga menandai Kegiatan Perayaan Natal yang memasuki Bulan Desember di tahun 2022, Rombongan Pawai Dilepas Oleh Ketua Majelis Jemaat Eklesia Kolonodale Pdt. Irsevin Pembeu, S.Th.

Sebuah lilin berharga disaat gelap, Untuk menerangi suatu ruang yang gelap, lilin harus merelakan sumbunya terbakar dan tubuhnya meleleh, Semakin lama akan semakin habis. Namun begitu, setiap orang akan merasakan sinarnya, walau hanya sekejap.

Dia akan puas, karena sudah membawa dampak yang baik. Hidup kita seperti lilin, cuma sebentar, terbatas umur kita, namun kita bisa melakukan hal kecil, yang sebenarnya membawa dampak yg luar biasa bagi sekitar kita. Nyalakan lilin kita, dan jadilah penerang bagi sekitar kita, orang lain akan menuai buah yg baik dari kita.

Lilin merelakan sumbunya terbakar dan tubuhnya meleleh, agar orang memiliki terang. Begitulah kita menjaga nyala api kita tetap menyala.

Kita harus merelakan tubuh kita “meleleh”, sebagai harga yg harus kita bayar untuk pengorbanan. Jadilah seperti lilin yang dapat menerangi banyak orang, dengan tulus, dan dengan pengorbanan. Maka orang lain akan merasakan kasih kita. Selamat Hari Natal, dengan Terang yang sejati menerangi dunia ini.**(Rudini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *