Pastori GKST Effata Suku Wana Memprihatinkan.

BERITA654 Dilihat

MOROWALI UTARA- Pastori Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Jemaat Effata Parampa di desa Menyoe kecamatan Mamosalato, kabupaten Morowali Utara (Morut) ini sangat memprihatinkan.

Pendeta Nover Ampugo 3 tahun bertugas melayani jemaat GKST Effata Parampa. Sebuah tempat yang menjadi salah satu daerah tersulit di kabupaten Morut. Saat di wawancarai media ini Pdt. Nover menjawab beberapa pertanyaan kami.

“Jemaat kami 50 KK, saya sudah 3 tahun bertugas di sini. Kami pernah mengajukan proposal langsung ke Bupati Delis tahun 2021 (sudah di tanda tangan) sampai saat ini belum ada jawaban,” Kata Pdt Nover (23/3)

Menjangkau wilayah pedalaman desa Menyoe tentu bukan hal yang mudah bagi Pdt. Nover Ampugo. Dengan menggunakan motor pribadinya sampai saat ini perjuangan terus mereka sampaikan.

Sejumlah jurnalis Kristen Kota Palu pernah menggalang donasi untuk pastori GKST Parampa. Donasi tersebut dikirim dari hasil kegiatan Natal jurnalis se-kota Palu. Jika saat ini ada donatur yang berkenan membantu, jemaat GKST Effata Parampa membuka rekening donasi.

Desa Menyoe termasuk di dalamnya GKST Effata Parampa adalah desa yang menentukan kemenangan Delis-Djira saat Pilkada. Sangat di sayangkan bila sampai saat ini tidak ada bantuan yang diberikan untuk kegiatan pelayanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *