Tim Seleksi Bacaleg Golkar Morut, Hanya Laksanakan Perintah DPP dan DPD I.

BERITA428 Dilihat

MORUT- Nama Hj. Megawati Ambo Asa, S.IP.,MH tidak di daftarkan oleh Pengurus DPD II Partai Golkar Morut, saat mendaftarkan Bacaleg ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Kabupaten Morowali Utara. Minggu, 14 Mei 2023 pukul 13.53 wita.

Pengurus Partai Golkar Morut memberikan penjelasan rinci, kelengkapan berkas jadi syarat penting ke KPU, dan bahwa yang menentukan adalah DPP dan DPD I.

Ketua DPD II Partai Golkar Warda Dg Mamala, SE memberikan penjelasan soal mengapa nama Hj. Megawati Ambo Asa, S. IP., MH tidak masuk dalam Bacaleg yang di daftarkan ke KPU Morowali Utara.

“Yang paling penting dalam pendaftaran ke KPU adalah persyaratan harus lengkap. KTP, Surat Keterangan Sehat Jasmani, keterangan pengadilan. Ijazah yang paling penting disini. Tetapi di pendaftaran itu tidak pernah masukan ijazah. Dalam pemberkasan itu berapa kali kami rapat tidak pernah hadir. Saya tegas betul, semua caleg hadir untuk melengkapi berkasnya. 5 jam kami bekerja untuk melengkapi berkas, kemudian diberikan surat persetujuan dari DPP untuk mendaftar. Selama proses itu tidak ada respon datang di kantor untuk bertanya, saya juga siang malam di kantor. Memang ada beberapa berkasnya yang dikirim via WA saja. Tapi yang paling penting kan ijazah. Di grup tiap saat di upload informasi itu. Saya berusaha menyampaikan ke DPP kalau tidak masuk berkasnya bagaimana karna ini kader terbaik kita, tetapi karna tidak ada responnya. Kami hanya menjalankan perintah DPP dan DPD I, kami tidak bisa melawan itu. Saya di demo 10 PK sebelum pendaftaran ke KPU. Mereka mendesak jangan masukan lagi, tapi saya bilang jangan lakukan itu,”ujar Warda Dg Mamala

Sementara anggota tim seleksi Bacaleg, Yaristan Palesa, SH mengatakan mereka hanya mengikuti perintah dari atas, yang menentukan nama-nama hasil validasi.

“Sebenarnya ibu Mega waktu kami rapat di Palu sudah di masukan namanya. Cuma waktu kami rapat Golkar beberapa kali tidak pernah hadir. Kemudian sebelum kami melakukan pendaftaran 10 kecamatan mendesak kepada ibu Ketua DPD II ibu Warda itu untuk jangan masukan lagi ibu Mega. Karna menggugat keputusan Ketua Umum, berarti sama dengan melawan pimpinan Golkar. Lalu kemudian pada saat dibuka pendaftaran ibu Mega tidak pernah hadir, memang ada berkas yang dikirim melalui WA tapi tidak lengkap. Sementara kami juga berpikir tetap di masukan ibu Mega. Tetapi karna ada desakan 10 PK, dan ada instruksi dari Propinsi dan Pusat. Karna ibu Mega sudah melawan dan sampai ke Pengadilan Negeri. Karna kami hanya mengirim nama-nama, kemudian Propinsi memvalidasi, dan dikirim ke Pusat. Nama-nama yang keluar dari Pusat itu yang kami bawah ke KPU. Jadi bukan kami atau ibu Ketua yang menentukan,”kata Yaristan

Sampai pendaftaran Bacaleg di tutup tanggal 14 Mei 2023.Total sebanyak 325 orang caleg yang didaftarkan Parpol. Partai Golkar mendaftarkan 25 Bacalegnya. Untuk bertarung di 3 Dapil dalam pemilu 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *