Pemdes Ganda-Ganda Dituding Tidak Transparan Soal Dana CSR.

BERITA480 Dilihat

MORUT- Warga desa Ganda-Ganda pertanyakan penggunaan dana corporate social responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan, yang menurut warga, Pemerintah Desa (Pemdes) tidak transparan.

“Bagaimana tidak selama kades menjabat kurang lebih 5 tahun tidak ada keterbukaan ke masyarakat Ganda-Ganda soal dana desa atau pun dana CSR yang masuk keluar tidak pernah di adakan rapat dengan masyarakat. Yang sekarang kami mencurigai adanya dugaan penggelapan dana CSR yang dilakukan oleh Pemdes,” ujar Aty Landoala warga desa Ganda-Ganda (21/5)

Dana CSR yang diterima oleh desa Ganda-Ganda sekitar 1 Milyar lebih dalam satu tahun. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Desa Ganda-Ganda Haerudin Azis.

“Kisaran 1M lebih pk bos dlm 1 THN,” tulis Kades via pesan whatsapp saat dikonfirmasi jumlah CSR (19/5)

Kades menambahkan yang di persoalkan masyarakat , adalah dana CSR yang sedang di alihkan ke pembangunan fisik.

“Oooh..masalah penggunaan dana CSR yang sebahagian Saya alihkan ke pembagunan fisik dan pertanggungjawaban penggunaan pak. Itu yang mereka pertanyakan pak..Bukan saya tidak pertanggung jawabkan, tapi kan ini sementara jalan fisiknya pak. Kesepakatan awal yang sudah jalan sebelum saya menjabat 60% untuk program langsung ke masyarakat, 40% untuk program ke desa..Sekarang Karna pertimbangan saya dengan peningkatan jumlah KK semakin banyak, kita ambil kebijakan 70%untuk program langsung k masyarakat, 30%untk program desa pak,” tulis Kades

Sayangnya perubahan yang terjadi ini tidak melalui rapat desa yang menghadirkan masyarakat.

Salah satu kwitansi yang diterima media ini menunjukan transfer dana ke rekening desa Ganda-Ganda pada tanggal 06 Juli 2022 senilai 180 juta.

Kades Ganda-Ganda mengaku, LPJ penggunaan dana dibuat, dan terkait pengelolaan CSR selalu koordinasi dengan BPD.

“Tapi slamai ini terkait pengelolaan dana CSR pak, saya sering berkoordinasi dengan BPD dan di kawal oleh BPD..Pengelolaan dana 70% baik pun 30%,” tulis Kades

Salah satu perusahaan yang memberikan dana segar dan sudah 7 kali menyalurkan adalah PT. TDU. Dalam setiap penyaluran nilainya 300 juta.

“Kalau trinusa dia serahkan tunai pak, dokumentasi di sertai baliho jumlah dana pak. Sudah yang ke 7 kalinya dari tahun 2020 kalau saya tidak salah pak,” tulis Kades Ganda-Ganda.

Ada sekitar 7 perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Ganda-Ganda. Dari 1 perusahaan saja Pemdes sudah menerima 2 Milyar lebih selama ini. Tentu harapannya kesejahteraan warga semakin baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *