DLH dan KPA Anak Alam Morut Dorong Kesadaran Warga Tidak Buang Sampah di Laut.

BERITA491 Dilihat

MORUT- Kegiatan bakti sosial aksi bersih sampah plastik di laut pesisir ibu kota Kolonodale dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia, dilakukan oleh KPA Anak Alam Morowali Utara (Morut) bersama dinas Lingkungan Hidup (DLH) Morut, disponsori oleh beberapa perusahaan yang berinvestasi di Morowali Utara sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Selasa (13/06/2023)

Kegiatan di buka oleh Wabup Morut H. Djira. K. Spd. Mpd di dampingi kadis Lingkungan hidup Ir. Syarifuddin ST, MT dan Pendiri KPA Anak Alam Doddy Adisatya, S.hut, dihadiri oleh kapolsek beserta jajarannya, Danramil beserta jajarannya, perwakilan Sekolah-sekolah SMA,SMK,Aliyah, kelurahan Kolonodale dan kelurahan Bahoue, satpol PP, tagana, Satuan Damkar, PMR, PMI, Po Lanal TNI AL dan Polairut perwakilan dari tokoh masyarakat dan beberapa Perusahaan di Morut. Peserta kurang lebih 500 orang ambil bagian dalam bakti sosial ini.

Rangkaian kegiatan diawali pembukaan, pembagian plastik sampah tiap kelompok yg terdiri dari 3-4 orang, pemungutan sampah, dan penimbangan yang dilakukan oleh tim dinas LH sebelum diangkut dalam truck angkut, dan diakhiri dengan pengundian Doorprize dan kemudian kegiatan ditutup pukul 11.00 wita.

“Sampah sudah menjadi masalah yang besar bagi kota Kolonodale,.sudah seharusnya mendapat perhatian khusus dan butuh keseriusan dalam perencanaan tata kelola yang baik dan benar serta masuk dalam kategori yang wajib disegerakan. Informasi dari kadis LH kekurangan Sarpras dan personil dalam pengelolaan sampah di Morut diakui sangatlah minim, usaha untuk permintaan penambahan sarpras saat ini belum dapat terpenuhi dikarenakan beberapa kendala dalam pengesahan anggaran dan hingga saat masih terus diusahakan. Semua pihak berharap pengajuan pemenuhan sarpras kedepannya menjadi skala prioritas,”ungkap Pendiri KPA Anak Alam Morut Doddy Adisatya

Permasalahan ini di akui oleh wakil bupati Morut sampah merupakan masalah penting kota Kolonodale saat ini.

Di akhir sambutannya pendiri anak alam menyampaikan pernyataan bahwa keluh kesah tidak akan menyelesaikan masalah, dan kegiatan ini berguna sebagai bentuk kampanye aksi nyata bagi seluruh lapisan masyarakat agar peduli terhadap sampah mulai dari lingkungan terkecil yaitu rumah tangga. Masyarakat diharapkan kesadaranya untuk tidak membuang sampah di laut, dan para pejabat di harapkan keseriusannya dengan kewenangan yang dimiliki untuk bergerak bersama menyelamatkan lingkungan yang berarti menyelamatkan masa depan kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *