Bank Sulteng Ganti Kepala Cabang Kolonodale, ASN Pertanyakan Refund Asuransi Yang Belum Tuntas.

BERITA482 Dilihat

MORUT- Bank Sulteng lakukan pergantian Pimpinan Cabang Morowali Utara (Morut) saat tengah dilakukan proses pengurusan refund asuransi pegawai yang belum dibayarkan.

Seperti diketahui ratusan pegawai dilingkup Pemda Morut berkali-kali melakukan komplain ke Bank Sulteng Cabang Morut. Kesepakatan pun di ambil tetapi tidak dilaksanakan dan cenderung merugikan pegawai.

Dari informasi yang dihimpun media ini, Jabatan Kepala Bank Sulteng Cabang Kolonodale telah di serah terimakan dari pejabat lama Woga ke pimpinan yang baru Muhammad Halid pada hari Rabu, 20 September 2023.

“Iyah pak, baru kemarin sertijab. Pak Muhammad Halid,”tulis sumber terpercaya media ini (21/9)

Sementara pimpinan yang lama Woga, menurut sumber kami tidak lagi berkenan memberikan statement apapun.

“Maaf pak, pak Woga blg dia sudah tdk bisa kasi statement lg ๐Ÿ™๐ŸปDisuruh ke kantor sja,” tulis sumber kami via pesan whatsapp.

Sementara kepala seksi kredit Idris yang di konfirmasi via pesan whatsapp hanya menjawab salam, enggan memberi komentar.

“Wass, ” tulis Idris

Menurut sejumlah pegawai berdasarkan video rekaman tanggal 27 juni 2023. Pegawai bersama Pimpinan Bank Sulteng Kolonodale membuat kesepakatan di atas materai tentang perjanjian tidak ada pemotongan gaji, sampai menunggu proses asuransi.

“Iya pak.. kami sepakat pak..seandainya belum terproses asuransi, kami sepakat buat surat perjanjian di atas meterai untuk tidak ada pemotongan gaji ,biar kami terima full gaji ,sambil menunggu proses asuransi ..Kesepakatan ini juga kami dirugikan..Hanya dibuatkan surat oleh BPD untuk dikirim ke pusat, kami minta batas tanggal 5 juni, dan setelah kami cek, kami cuma di putar-putar,”ujar salah satu pegawai dan mengirimkan video pertemuan mereka.

Refund asuransi kredit pegawai dikembalikan ketika pegawai telah melakukan pelunasan pinjaman atau melakukan top up pinjaman.

Nilai asuransi adalah 4% dari plafon pinjaman pegawai. Dan di potong saat peminjaman di Bank Sulteng. Dari informasi yang dihimpun media ini, ada 400 pegawai Pemda Morut yang menuntut pengembalian refund asuransi.

Skenario yang digunakan Bank Sulteng Cabang Morowali Utara. Misalkan pegawai melakukan pinjman 300 juta. Maka asuransi melalui Bank Sulteng memotong sebesar 12 jutaan atau setara dengan 4 persen (%) dari plafon pinjaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *