Jelang Puasa, Ketua DPRD Morut Koordinasi Soal Listrik dengan PLN Pusat

BERITA91 Dilihat

JAKARTA- Ketua DPRD Morowali Utara Warda Dg Mamala, SE dan wakil ketua DPRD Morowali Utara Muhammad Safri bertemu PLN Pusat di Jakarta. Rabu, 6 Maret 2024.

Dalam pertemuan ini DPRD Morowali Utara memaparkan persoalan listrik di Morowali Utara. Ketua DPRD Morut Warda Dg Mamala curhat soal listrik yang kian parah.

“Sama-sama mungkin carikan solusi, bagaimana solusi jangka panjang dan jangka pendeknya, kita sudah berkoordinasi dengan PLN Kolonodale, Manado dan Gorontalo. Karna jawabannya kami tidak merasa puas karna pemadamannya semakin sering terjadi, satu hari sampai 6-7 kali pemadamannya. Sangat parah pak. Jadi kami minta solusi bagaimana pusat membantu kami jangka pendeknya, kemarin kami sudah duduk bersama dengan PLN dan anggota DPRD Morut disana bagaimana solusi jangka pendeknya, disediakan semacam transmisi pak,”kata Warda

Warda Dg Mamala berharap saat bulan puasa khususnya waktu sahur, buka puasa dan ibadah Tarawih listrik bisa di pastikan menyala.

Wakil Ketua 2 DPRD Morut Muhammad Safri mengatakan masalah listrik bisa sampai 11 kali mati lampu,

“Morowali Utara ini mungkin kedengarannya diluar kabupaten yang sumber daya dan kekayaan alamnya luar biasa, daerah pertambangan yang layanan listriknya memprihatinkan. Bahkan pernah 11 kali mati, kasian masyarakat Morowali Utara pak,” ujarnya

PLN Pusat merespon positif dan akan monitor persoalan listrik di Morut,

“Kami akan monitor secara harian terkait gangguan listrik yang terjadi disana,” ujar Sudirman Divisi PLN Pusat

Sudirman juga mengatakan akan mengawal persoalan ini khususnya menjelang ibadah puasa.

“Permasalahan listrik di Morowali Utara. Kami sudah menerima banyak sekali masukan terkait permasalahan listrik di Morowali Utara khususnya Kolonodale. Ini menjadi catatan penting bagi kami akan kami kawal apa yang sudah dilakukan oleh tim PLN di Kolonodale, agar kondisi listrik di Morowali Utara bisa lebih baik khususnya memasuki bulan puasa. Kami juga mohon dukungan dari Pemerintah kabupaten dan DPRD Morowali Utara,”tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *