Konsultasi Dengan Kementerian Pertanian, Waket DPRD Banggai Batia Sisilia: ‘AWR sangat luar biasa’

BERITA454 Dilihat

Jakarta – Komisi II Kabupaten Banggai dipimpin Wakil Ketua DPRD Banggai Kamis (13/7) melakukan konsultasi terkait program pertanianbagi Kabupaten Banggai di Kementrian Pertanian RI. Dalam konsultasi yang berlangsung selama hamper tiga jam, rombongan DPRD Banggai juga menyaksikan peta pertanian Kabupaten Bangggai di Agriculture War Room (AWR) Kementan RI.

“Pada dasarnya Kementrian Pertanian sangat sangat peduli terhadap kebutuhan para petani didaerah. Persoalannya biasanya terjadi pada komunikasi antar Dinas Pertanian dengan kami di pusat. Apalagi baru kemarin (12/7) saat membuka acara Musyawarah Rencana Pembangunan Pertanian, pak Menteri Sayhrul Yasin Limpo mengingatkan para kepala dinas seluruh Indonesia termasuk Banggai segera memanfaatkan KUR senilai 50 Milyar per kabupaten sebagaimana hasil Penas Padang bulan lalu. Bahkan pak Menteri meminta para kepala dinas agar tidak Kembali ke daerah sebelum semua persoalan dituntaskan,” kata Yesiah Ery Tamalagi selaku Staf Khusus Mentan RI saat menerima Batia Sisilia Hadjar, Sukri Djalumang, Masnawati Muhammad, Hasman L. Balubi dan Sientje Nayoan, Yenny Lyanto dan Samsul Bakri Mang.
Persoalan keinginan petani mendapatkan program termasuk alat mesin pertanian dikemukakan secara bergantian para anggota dewan. Terhadap keinginan ini, Yesiah Ery mempersilahkan para legislator berkoordinasi dengan kepala dinas agar kesempatan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya.
“Meski kami berada di Jakarta, tapi kami mungkin sedikit lebih tahu kondisi pertanian bapak ibu sekalian karena kami bisa monitor melalui AWR,” kata Yesiah Ery sambal mempersilahkan rombongan DPRD Banggai mengunjungi AWR.

Rombongan kemudian diterima Kapusdatin Kementan RI. “Kita akan melihat seperti apa kondisi pertanian Banggai sesuai daerah asal bapak ibu sekalian. Ini adalah pencitraan satelit atau standing crop. Kita bisa melihat bagaimana kondisi persawahan mulai dari yang baru tanam sampai siap panen, termasuk berapa ton perhektar. Dengan demikian kami mengetahui berapa ketersediaan pangan daerah bapak ibu,’ ujar Robby selaku Kapudatin Kementan RI.

Atas penjelasan dan diskusi , anggota DPRD Banggai segera melakukan koordinasi pada Dinas Pertanian Banggai serta mengakui kerja kerja Kementan RI menjaga ketahanan pangan Indonesia. “AWR sangat luar biasa, bisa mendeteksi sampai tingkat kecamatan bagaimana kondisi pertanian kita,’ kata Batia Sisilia selaku Wakil Ketua (Waket) DPRD Banggai.

Rombongan DPRD Banggai bahkan sempat ditemui Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sebelum melakukan kunjungan kerja ke DI Yogyakarta dan Jawa Tengah Kamis siang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *