Morowali Utara β Anggota DPRD Kabupaten Morowali Utara (Morut), Arman Purnama Marunduh, menggelar reses di tiga desa wilayah Kecamatan Petasia Timur, yakni Desa Tompira, Molino, dan Mohoni. Kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus keluhan terkait kondisi desa mereka.
Di Desa Tompira, warga mengusulkan pengadaan perahu nelayan untuk menunjang aktivitas menangkap ikan di Meti serta dukungan untuk pengembangan UMKM lokal.
Sementara itu, di Desa Molino, warga menyoroti dua hal utama: kebutuhan akan penambahan ruang kelas untuk sekolah dan pemberdayaan UMKM. Namun, yang paling banyak dikeluhkan adalah aktivitas pertambangan di sekitar desa yang dinilai berdampak pada lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Adapun masyarakat Desa Mohoni mengajukan aspirasi berupa pembangunan jalan tani, bantuan bibit sawit, serta dukungan untuk penguatan UMKM desa. Warga juga menuntut perhatian serius pemerintah terhadap aktivitas perusahaan tambang yang disebut telah mencemari sungai dan mengganggu kebutuhan air bersih mereka.
Arman menegaskan, semua aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi catatan penting dalam penyusunan pokok pikiran DPRD. Ia juga menaruh perhatian pada keluhan warga soal dampak pertambangan, yang menurutnya perlu mendapat solusi bersama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.
βReses adalah momentum untuk mendengar langsung suara rakyat. Semua masukan ini akan saya perjuangkan agar bisa ditindaklanjuti, baik melalui program pemerintah daerah maupun koordinasi dengan pihak terkait,β ujarnya.
Reses di Petasia Timur tersebut berjalan dengan penuh dialog dan diskusi terbuka, mencerminkan harapan besar masyarakat agar pembangunan di Morut benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat, tanpa mengorbankan lingkungan.














